Seratus Ribu Lebih Rokok Ilegal di Amankan Bea Cukai

Seratus Ribu Lebih Rokok Ilegal di Amankan Bea Cukai

Kabar5.Com, Malang | Dua penindakan rokok ilegal diselesaikan Bea Cukai Malang di akhir Mei. Pada penindakan pertama, Bea Cukai Malang mengamankan 118 ribu batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai.


Pencegahan tersebut terjadi di dua lokasi yang berbeda, yaitu di Kecamatan Tajinan dan Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang.

 

“Berawal dari informasi masyarakat sekitar bahwa di salah satu rumah penduduk di Kecamatan Tajinan terdapat produksi rokok ilegal. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas Bea Cukai Malang Selasa 22 Mei 2018  kemarin, bergerak menuju rumah dimaksud untuk melakukan pemeriksaan.

 

Benar saja, di rumah tersebut kami menemukan 3 karton atau sekitar 64.800 batang rokok ilegal,” jelas Kepala Kantor Bea Cukai Malang, Rudy HK, kemarin.

 

Setelah melakukan pencegahan pada salah satu rumah penduduk di Kecamatan Tajinan, lanjut Rudy, petugas melanjutkan pergerakannya menuju salah satu kios di Kecamatan Tumpang. Sama halnya dengan sebelumnya, pergerakan petugas Bea Cukai Malang ini berdasarkan informasi masyarakat sekitar.

 

Sesampainya di tempat, petugas Bea Cukai Malang meminta ijin kepada pemilik kios untuk melakukan pemeriksaan.

 

Dari hasil pemeriksaan tersebut, didapati rokok dengan jenis sigaret kretek mesin (SKM) dan sigaret kretek tangan (SKT) dalam berbagai macam merek tanpa dilekati pita cukai sebanyak 3.099 bungkus atau sekitar 54.704 batang. Apabila hasil dari dua penindakan tersebut dijumlahkan, maka barang kena cukai ilegal yang berhasil diamankan sekitar 118.704 batang.

 

“Kami masih melakukan pengembangan informasi terkait pelaku dalam hal ini pemilik barang bukti tersebut. Barang bukti kami bawa ke kantor, sedangkan pemilik rumah dan kios kami minta keterangan lebih lanjut,” ungkap Rudy.


(red)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.