Sidak Mendag Enggartiasto Ke Pasar Wonokromo

Sidak Mendag Enggartiasto Ke Pasar Wonokromo

Kabar5.com, Surabaya | Jelang ramadan, Mendag Enggartiasto Lukita keliling ke Pasar Wonokromo. Dalam sidak itu, mendag dicurhati pedagang ayam dan telor karena stok di pasaran berkurang hingga 50 persen.

Pada sidak tersebut, para pedagang mengeluh stok ayam dan telur berkurang,  “Kemarin saya minta kepada dirjen untuk menelepon asosiasinya. Mereka berjanji akan mensuplai dan menurunkan harganya. Nanti saya juga akan kembali menelponnya kembali,” kata Enggartiasto saat sidak di Pasar Wonokromo, Sabtu 12 Mei 2018.

Pihaknya juga meminta perusahaan integrator untuk melepaskan stok untuk memenuhi kebutuhan pedagang ayam dan telur. Hingga kondisi pasar kembali stabil.

“Sebenarnya hal ini yang saya hindari karena itu akan memukul petani. Saya akan meminta yang besar-besar (integrator) untuk melepas stoknya. Sebenarnya kita tahan, tetapi harga itu ada harga batas atas dan bawah,” kata Enggartiasto.

Dia menegaskan jika harga ayam dan telor tetap tidak turun di pasaran, pihaknya meminta pihak integrator untuk mensuplai.

“Kalau perkembangannya tidak turun juga, maka saya akan memanggil integrator yang besar-besar untuk mensupali. Lebih baik diturunkan untuk menjaga stabilitas dan demand,” ujarnya.

Sementara salah satu pedagang ayam potong, Umrotul Kholifah (47) mengaku harga daging ayam naik sejak satu minggu lalu. Saat ini harga daging ayam Rp 36.000 hingga Rp 39.000/kg, padahal sebelumnya Rp 25.000/kg.

“Jika normal, saya mendapatkan suplai ayam hingga 2,5 kwintal/hari. Namun jelang ramadan ini, saya hanya mendapatkan 1-1,5 kwintal ayam dari distributor,” tandasnya. (Red)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.