Tindakan Debt Colector Sudah Sangat Meresahkan Masyarakat

Tindakan Debt Colector Sudah Sangat Meresahkan Masyarakat
Posted by:

Kabar5.com, Pandeglang | Di Kabupaten Pandeglang, tindakan Debt Colector atau yang lebih sering disebut Matel, sudah sangat meresahkan masyarakat. Dengan bergaya Premanisme, mereka berani memberhentikan dan merampas kendaraan roda dua atau roda empat di pinggir jalan. Tidak jarang, korbannya anak-anak sekolah yang baru duduk di SMP.

Seperti yang menimpa Ad (inisial) siswa slah satu SMP di wilayah Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pandeglang. Dijumpai di kediamannya, Ad menuturkan kepada kabar5.com, kejadian yang menimpa dirinya Senin, 07 Mei 2018 sambil sesekali menangis. Menurut Ad, dirinya dan temannya waktu itu sedang membawa kendaraan roda dua, tiba-tiba saja diberhentikan oleh enam orang laki laki berperawakan tinggi besar, diwilayah Kecamatan Sodong, Senin, 07 Mei 2018.

“Iya pak, saya kan dan teman saya dari pagelaran pinjem motor temen saya. Maksudnya mau nengok teman saya di cisata, karena lagi sakit. Tiba tiba, ada orang yang memberhentikan saya dan memaksa saya untuk berhenti,” tuturnya sambil menangis.

Kemudian, orang orang itu langsung memegang saya dan bilang dari lising sambil memeriksa kendaraan.

“Kemudian, setelah saya dipaksa berhenti, orang orang itu langsung megangin saya, bilangnya dari leasing. Orangnya tinggi besar, sebanyak enam orang. Setelah itu,

saya dipaksa nanda tangan surat dan terus saya di suruh pulang oleh orang itu. Motornya mereka ambil,” ujar Ad yang sampai sekarang masih trauma ketakutan setelah kejadian perampasan yang terjadi pada dirinya.

Ditempat yang sama, kedua orang tua Ad mengecam keras kelakuan matel tersebut. Sampai anaknya harus pulang jalan kaki dari Kecamatan Cisata sampai Kecamatan Pagelaran.

“Sangat biadab kelakuan matel matel itu pak. Anak saya, dari cisata sampai pagelaran harus pulang jalan kaki karena motornya dirampas oleh mereka. Untung itu juga ketemu sama orang sini, terus di anter sampai rumah saya,” kecamnya.

Pantauan Kabar5.com di kediaman Ad, Debt Coll atau Matel yang sudah melakukan perampasan kendaraan itu, hanya memberikan selembar kertas foto copy menggunakan kop surat PT. Mandiri Utama Finance Cabang Serang, yang tanpa membubuhkan nama petugas atau no kontaknya.(Risman).

 

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.