Umat Islam Jangan Terprovokasi Bentrok Mako Brimob

Umat Islam Jangan Terprovokasi Bentrok Mako Brimob

Kabar5.com, Cilegon | Umat Islam diminta tak terprovokasi pasca terjadinya keributan di dalam penjara cabang Salemba di dalam komplek Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

“Umat silam jangan terprovokasi lihat berita yang tidak berdasar, yang menghasut,” kata KH.Ma’ruf, Ketua MUI, saat ditemui di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khairiyah, Kota Cilegon, Banten, Jumat 11 Mei 2018.

Related imagePerbuatan napi teroris yang mengatasnamakan agama Islam, baik di dalam lapas yang menegaskan lima orang polisi. Maupun yang melaksanakan aksi teror, bukan bagian dari Agama Islam, yang dikenal sebagai agama Rahmatan Lil Alamin, atau agama yang dirahmati untuk seluruh alam.

“Kalau Islam radikal memang enggak papa, tapi bukan Islam kita. Tapi jangan bilang Islam. Islam yang toleran justru di Indonesia,” jelasnya

Kyai sepuh asli Banten ini, meminta pemerintah melakukan inovasi dalam pengelolaan Lapas di Indonesia. Sehingga, mampu mencegah terulangnya keributan, seperti di dalam penjara komplek Mako Brimob kemarin, yang mengakibatkan lima orang polisi gugur dalam bertugas.

“Penegakan hukum, deradikalisasi sudah, dan sekarang perlu pengelolaan tahanan yang diperbaiki,”  terangnya (Tama)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.