Usai Live Fb, Ibu Muda Bunuh Diri Bersama Anaknya

Usai Live Fb, Ibu Muda Bunuh Diri Bersama Anaknya

Kabar5.Com, Jawa Tengah |Sosok tubuh anak berusia 3 tahun bernama Abdul Falah Eka Cahya ditemukan tidak bernyawa di Sungai Pemali, Pesantunan, Wanasari, Brebes Jawa Tengah, pada Senin 10 September 2018 lalu.

Keesokan harinya jenazah ibu Abdul yang bernama Diah Pamularsih 21, ditemukan tak jauh dari penemuan jasad Abdul sebelumnya.

Kasus penemuan mayat ini kemudian ditangani oleh pihak kepolisian.

Kapolsek Wanasari AKP Wagito mengatakan, diduga Diah mengajak serta anaknya yang bernama Abdul untuk bunuh diri dengan cara menceburkan diri ke sungai.

Pihak kepolisian sama sekali tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Keluarga dari pihak suami Diah menjelaskan, bahwa sebelumnya Diah berpamitan pergi dan meminta untuk tidak dicari lagi pada Senin 10 September 2018 sekitar pukul 10.00 WIB.

“Mereka berpamitan akan pergi. Dia mengatakan tak usah dicari lagi,” ujar Nokiah 55, selaku bibi Abdul Falah.

Sementara itu, dugaan bahwa Diah melakukan bunuh diri semakin kuat karena ia telah beberapa kali berupaya bunuh diri bahkan disiarkan melalui live facebook.

Video seorang perempuan menggendong anaknya diduga hendak bunuh diri sempat viral di media sosial.

Menurut unggahan Yuni Rusmini, Rabu 29 Agustus 2018, perempuan tersbeut melakukan live facebook melalui akun bernama Mamah’nya Rama.

Pada video tersebut, perempuan itu menggendong anaknya dan berdiri di pinggir sungai.

Perempuan tersebut tampak menangis dengan kencang dan mengundang perhatian warga setempat.

Beberapa warga berusaha menenangkannya dan meminta untuk memikirkan masa depan anaknya.

Perempuan tersebut menangis sambil berkata:

“Jika ini yang terbaik, aku bisa apa mungkin ini jalan satu-satunya. Aku ikhlas ya Allah,” tulis perempuan tersebut saat live facebook.

Dugaan motif Diah melakukan bunuh diri adalah karena adanya permasalahan pada rumah tangganya.

Hal ini diungkapkan oleh mertua Diah, Ismanto 63, yang membenarkan bahwa menantunya kerap bertengkar selama menjalani mahligai rumah tangga.

Menurut Ismanto, rumah tangga anaknya mulai menjadi renggang semenjak anaknya mengalami kecelakaan, ia menjadi mudah marah dan mengamuk.

“Pas pamitan (Diah) ngomongnya mau jalan-jalan. Ya memang anak saya sering bertengkar dengan istrinya itu. Setelah mengalami kecelakaan, dia sering ngamuk di rumah,” tutur Ismanto.

Bahkan, suami Diah tak segan untuk memecah kaca rumah ketika sedang bertengkar dengan istrinya.

Jenazah Abdul Falah sudah dimakamkan di Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari.

Sedangkan jenazah Diah Pamularsih dimakamkan di kampung halamannya di kecamatan Bulukamba, Brebes.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan. (Red)

 

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.