Viral di Medsos, Polisi ‘Legendaris’ Ini Kerap Berbaur Bareng Warga

Viral di Medsos, Polisi ‘Legendaris’ Ini Kerap Berbaur Bareng Warga
Bripka Ase Kusmana membagikan takjil ke pengendara motor.
Posted by:

Kabar5.Com, Cianjur | Kegiatan ngabuburit Sim Keliling (Simling) dan Samsat Keliling (Samling) yang digelar Satuan Lalu Lintas Polres Cianjur terasa beda setelah viralnya kisah Bripka Ase Kusmana (54). Ase yang selama ini bertugas menjaga dan mengatur lalu lintas di kawasan Pasar Cipanas, dikenal luas oleh masyarakat sebagai sosok polisi ‘legendaris’ yang bersahaja.

Kehadiran Ase pada Selasa, 30 Mei 2017, menjadi rebutan puluhan pengunjung yang datang ke stan Simling dan Samling di halaman parkir Istana Kepresidenan, Cipanas. Mereka silih berganti berswafoto dengan Ase.

Alhamdulillah, Pak Ase mendapat tempat spesial di hati warga Cipanas. Tentunya hal ini bisa memotivasi anggota lainnya untuk selalu melayani warga dengan hati, sebagaimana yang Pak Ase lakukan selama puluhan tahun bertugas di sini,” kata Kasatlantas Polres Cianjur AKP Erik Bangun Prakasa, didampingi Kanit Regident Iptu Ganda Syah Hidayat.

Menurut Erik, beberapa kali Bripka Ase dipromosikan ke staff di Satuan Lalu Lintas. Namun Ase selalu menolak dengan alasan lebih suka di lapangan lantaran bisa bertemu dan melayani masyarakat secara langsung.

“Pak Ase ini sudah delapan kali mendapat penghargaan sebagai anggota teladan dan memiliki dedikasi yang tinggi. Secara pribadi saya sampaikan rasa hormat untuk beliau, catatan lebihnya beliau ini tetap bertugas meski ada atau tidak pimpinan di sekitarnya,” lanjut Erik.

Acara Simling dan Samling ini dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama, ratusan paket takjil disebar ke sejumlah pengunjung arena Simling dan Samling. Bripka Ase tampak berbaur membagikan takjil ke sejumlah pengguna jalan.

“Syukur alhamdulillah, saya melayani warga dengan ikhlas dan tulus. Saya juga tidak mau membuat jelek pimpinan, karena beranda pimpinan itu ujung tombaknya ada di kami-kami ini yang bekerja di lapangan. Apa yang disebut masyarakat positif maka semuanya kembali kepada jajaran pimpinan yang memperlakukan dan mengarahkan kami dengan baik,” tutur Ase.

Menurut Ase, ‘keriuhan’ yang diviralkan warganet (netizen) semoga tidak berdampak negatif kepada satuannya. Ia secara tegas tidak mau berbesar kepala atas penilaian baik dari warga.

“Semoga bisa menjadi pemicu positif kepada saya pribadi agar bisa terus berbuat yang terbaik dengan apa yang saya bisa. Sekali lagi terima kasih atas penilaian masyarakat atas pekerjaan saya,” ujar Ase. (red)

 

Facebook Comments

Tags: , ,

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.