Warga Palu Terpaksa Mandi dan Cuci Baju di Kali yang Kotor

Warga Palu Terpaksa Mandi dan Cuci Baju di Kali yang Kotor

Kabar5.Com, Sulawesi Tengah | Bencana gempa dan tsunami yang melanda Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, berdampak juga kepada kebutuhan air bersih untuk warga. Salah satunya terjadi di Lorong Sekawan, Jalan Moh. Yamin, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Palu.

Warga pun terpaksa harus mandi di kali kotor dengan air yang tak mengalir deras. Tak hanya untuk mandi, kali itu juga dimanfaatkan untuk mencuci baju.

“Dulu deras, kan mengalir. Kalau dulu deras bahkan sering banjir sekarang kering,” kata Rusli, warga Lorong Sekawan, Kamis 4 Oktober 2018.

Pantauan di lokasi, kondisi kali dikelilingi oleh bebatauan, rumput, hingga kotoran hewan yang masih belum kering. Meski keadaannya demikian, Rusli mengaku warga mau tidak mau harus memanfaatkan air di sana karena pasokan air bersih yang tidak mencukupi.

“Mau tidak mau ya di sini. Mau bagaimana lagi,” ujarnya pasrah.

Namun, Rusli bersyukur karena lokasi kali ini tidak begitu jauh dari pemukiman warga, sehingga mudah diakses.

Tidak hanya Rusli yang merasakan sulitnya mendapatkan air bersih. Hal yang sama juga dialami Jul. Ia menyebut warga kini sulit untuk mendapatkan minum air bersih. Mandi di kali pun, kata dia, mau tidak mau harus dibiasakan.

“Ya dibiasakan (mandi di kali), mau gimana lagi. Cuma air minum bersih susah, mau bikin teh tidak bisa,” ungkap Jul.

Jul mengungkapkan dalam waktu dekat ini akan mengajak saudara-saudaranya untuk sementara meninggalkan Palu. Akan tetapi, rencana itu belum bisa dilakukan karena belum banyak pesawat komersial yang bisa masuk ke bandara.

“Semoga saja bisa cepat selesai. Tapi memang masih banyak daerah yang belum tersentuh tangan relawan,” pungkasnya. (Red)

 

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.