10 Ribu Bibit Lobster Ilegal, Diamankan Polda Banten

10 Ribu Bibit Lobster Ilegal, Diamankan Polda Banten

Kabar5.com, Serang – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten mengamankan puluhan ribu benur atau benih lobster jenis mutiara dan pasir yang akan dipasarkan secara ilegal.

“Dari hasil penyelidikan kita berhasil membongkar dugaan adanya usaha perikanan di bidang penangkapan, pembudidayaan, pengangkutan, pengolahan dan pemasaran ikan, yang tidak memiliki SIUP,” ujar Dirkrimsus Polda Banten Kombes Pol Abdul Karin, Jumat 13 April 2018.

Benur itu diamankan dari Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten, dengan tersangka Wa dan Yu. Pelaku Wa berperan sebagai pembeli dan pengepul dari para nelayan kemudian menjualnya kembali kepada pihak ketiga. Sedangkan UY berperan sebagai pengangkut dan penjual benih lobster.

Sebagai barang bukti, petugas mengamankan sebanyak 10.312 ekor banur jenis pasir, 61 ekor banur jenis mutiara, dua tabung oksigen, 67 toples plastik, uang tunai Rp7.450 juta, dua unit handphone, dua sterofom, 4 buah blower.

Dirinya mengungkapkan, para pelaku sudah menjalankan bisnis ilegal tersebut selama enam bulan dengan keuntungan mencapai ratusan juta.

“Saat ini masih kita kembangkan, yang jelas banur ini dijual ke luar daerah. Tapi masih kita selidiki,” katanya.

Dari barang bukti banur yang diamankan, banur jenis pasir dijual dengan harga per ekor Rp60 ribu jenis mutiara Rp150 ribu per ekor.

“Bila ditotal, kita berhasil menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp627 juta,” tandasnya.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku dikenakan pasal 92 UU RI tahun 2004 tentang perikanan yang diubah dengan UU RI Nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan dengan ancaman pidana penjara paling lama 8 tahun dan denda paling banyak Rp1,5 miliar.

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.