Besok, KSPSI dan FKPPI Demo Besar-besaran di PT Mujur Timber

Besok, KSPSI dan FKPPI Demo Besar-besaran di PT Mujur Timber
Posted by:

Kabar5.Com, Tapanuli Tengah | Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) didukung Forum Komunikasi Putra/i Pirnawirawan TNI/Polri akan menggelar aksi damai besar-besar ke PT Mujur Timber di Poriaha, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Selasa besok, 2 Mei 2017. 

Ketua KSPSI Tapteng, Abdul Rahman Sibuea mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat pemberitahuan aksi penyampaian aspirasi ini kepada Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tapteng tertanggal 28 April 2017 lalu, dengan tembusan DPP KSPSI pusat di Jakarta dan DPD KSPSI Sumatera Utara (Sumut).
“Dalam aksi ini, kita ingin memerdekakan para pekerja dari praktek penindasan, pembodohan dan penipuan, yang dilakukan oleh PT Mujur Timber terhadap pekerja/karyawannya,” kata Abdul Rahman, Senin, 1 Mei 2017.

Praktek penindasan dan pembodohan, ungkapnya, terkait laporan masuk sejumlah eks karyawan PT Mujur Timber yang dipecat sepihak dan sewenang-wenang tanpa diberikan haknya, sebagaimana yang tertuang dalam peraturan ketenagakerjaan.

Sedangkan soal penipuan, terkait adanya indikasi pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh manajemen PT Mujur Timber terhadap seluruh karyawan PT Mujur Timber yang berjumlah lebih dari 600 orang sepanjang kurun waktu beberapa tahun terakhir. Pungli terkait uang potongan sebesar Rp5.000 dari setiap pekerja untuk organisasi serikat buruh.

“KSPSI Tapteng sebelumnya telah mencoba memediasi soal pemecatan beberapa orang karyawan PT Mujur Timber tersebut, tapi tidak membuahkan hasil. Demikian kita juga mencoba mempertanyakan keberadaan uang kutipan sebesar Rp5.000 tersebut. Karena kita dalam hal ini tidak pernah menerima laporan dari pihak perusahaan, terutama dari pengurus serikat buruh yang ada di sana. Maka itu kita ingin meminta pertanggungjawaban perusahaan terhadap seluruh kasus ini,” bebernya.

Aksi damai yang akan digelar hari Selasa, 2 Mei 2017, sebut Abdul Rahman, akan diikuti sedikitnya sekitar 300 orang, dengan lokasi aksi selain PT Mujur Timber, yakni kantor DPRD Tapteng dan Kantor Bupati Tapteng.

“Adapun tema aksi kita adalah untuk memerdekakan hak-hak pekerja di bumi Tapanuli Tengah (Tapteng),” tukasnya.

Sementara, Penasehat FKPPI Kota Sibolga, Tonny Hutapea membenarkan pada Selasa, 2 Mei 2017, mereka akan menggelar aksi bersama dengan KSPSI Tapteng yang dipimpin oleh Abdul Rahman Sibuea.

Keikutsertaan FKPPI, khususnya dari Kota Sibolga, kata dia, dikarenakan FKPPI juga ingin turut serta memerdekakan seluruh pekerja perusahaan sebagaimana pekerja di PT Mujur Timber dari praktek penindasan, pembodohan dan penipuan.

“Terlebih juga, banyak dari para pekerja perusahaan yang ada di wilayah Sibolga dan Tapteng, merupakan anggota dari FKPPI. Sebagaimana salah seorang pekerja yang dipecat sepihak oleh PT Mujur Timber tersebut adalah anggota FKPPI,” sebutnya.

Tonny mengatakan, bahwa aksi damai besar-besaran yang akan dilakukan bersama KSPSI dengan FKPPI ini, juga tidak terlepas dari pemecatan Adi Purwanto Lumbantobing dari PT Mujur Timber baru-baru ini. Adi Purwanto merasa dipecat sepihak, tanpa surat pemecatan dan pesangon.

“Inilah yang akan kita upayakan untuk menegakkan Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan, Pasal 156. Kita ingin memastikan apakah perusahaan itu siap menjalankan UU ini atau perusahaan yang kebal hukum. Ini akan kita lihat. Sesuai rencana juga, masalah Adi dan kasus dugaan pungli tersebut, akan ditingkatkan ke proses hukum, selepas aksi unjuk rasa. Sebab proses mediasi yang kita lakukan sebelumnya bersama KSPSI, Dinas Ketenakerjaan dengan PT Mujur Timber tidak membuahkan hasil,” tandas Tonny Hutapea. (Andreas)

 

Facebook Comments

Tags:

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.