Bocah di Kabupaten Lebak di Khitan Secara Gaib

Bocah di Kabupaten Lebak di Khitan Secara Gaib

Kabar5.com, Lebak | Warga dibuat heboh dengan kejadian misterius yang menimpa salah satu bocah di Kampung Keong, RT 03 RW 03 Desa Cikatapis, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Marcelo Pratama (5), seorang anak yang masih duduk di bangku sekolah Paud ini alat kelaminnya telah di khitan secara gaib, Selasa 13 Februari 2018.

Marcelo yang akrab dipanggil Celo, anak pertama dari pasangan Siswanto dan Yupi Triutami ini ditemukan oleh kedua orang tuanya dalam kondisi kemaluannya sudah di khitan setelah sebelumnya terdengar berteriak kesakitan.

“Tiba-tiba saya kaget mendengar Celo berteriak kesakitan,” kata Yupi.

Melihat kejadian yang mengherankan tersebut, Yupi spontan berlari dan menanyakan apa yang sedang terjadi menimpa anaknya tersebut, namun dirinya merasa kaget ketika mengetahui kesakitan yang dirasakan anaknya itu berasal dari alat kelamin. Dan ketika dilihat ternyata kondisi kemaluan anaknya tersebut sudah terkhitan. Tidak diketahui siapa yang sudah melakukan perbuatan itu kepada anak kesayangannya tersebut.

Sementara, Hingga berita ini ditayangkan, pihak keluarga Celo belum membawanya kepada pihak medis untuk diperiksa, namun orang tua Celo justru akan membawanya untuk melakukan ziarah terlebih dahulu kemakam almarhum Kakeknya.

“Sebelumnya, keluarga saya ada yang melihat bayangan almarhum kakeknya Celo. Maka dari itu kami lebih dulu membawa Celo untuk melakukan ziarah kubur ke makam kakeknya, takutnya ini mengandung unsur goib,” tutur Yupi.

Namun demikian Yupi merasa senang ketika mengetahui anaknya sudah terkhitan oleh goib, menurutnya hal ini merupakan suatu hal yang langka dan mengejutkan bagi seluruh keluarganya.

“Kaget sekaligus senang tiba-tiba anak kami sudah ada yang mengkhitan, entah ini mukzizat atau apa,”pungkasnya. (Fikram)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.