BPJS Dan JNE Diperiksa Polisi Atas Hilangnya Kartu KIS

BPJS Dan JNE Diperiksa Polisi Atas Hilangnya Kartu KIS

Kabar5.Com, Pandeglang | Pihak BPJS Kesehatan, JNE selaku perusahaan pendistribusi kartu hingga warga, telah diperiksa polisi, terkait penemuan Kartu Indonesia Sehat (KIS) ditempat sampah, 15 Oktober 2018.

Pemeriksaan itu untuk mengetahui bagaimana alur pengiriman KIS, hingga berada di tempat sampah, di Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.

 

“Ada delapan orang yang sudah kita mintai keterangan. Alur dari keterangan para saksi, kita mengetahui alur pendistribusian teraebut, dari BPJS, bekerjasama denga JNE, bekerjasama dengan PSM (pekerja sosial masyarakat),” kata AKBP Indra Lustrianto, Kapolres Pandeglang.

 

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan sementara, BPJS Kesehatan memberikan kartu tersebut ke pihak JNE untuk di distribusikan ke PSM.

 

Lalu PSM memiliki koordinator disetiap kecamatan. Sedangkan untuk koordinator di Kecamatan Carita, berinsial M.

 

M kemudian memerintahkan kepada ponakannya berinsial H, untuk disalurkan ke warga penerima KIS. Namun oleh H, tidak semuanya disalurkan dengan alasan kesibukan. Sehingga tidak ada waktu untuk menyelesaikan kewajibannya.

 

“disimpan dirumah temannya, saudara U. Barang ini sudah lama, tahun 2016. Oleh ibunya si U tadi, perempuan M tadi, dibuang. Ketika dia memebersihkan rumah, karena dia pikir barang ini tidak berguna lagi, dibuang ke tempat sampah tersebut,” terangnya.

 

Petugas pendistribusian KIS berinisial H, mendapatkan upah Rp 400 ribu untuk menyalurkan ke warga yang berhak di Kecamatan Carita.

 

“Dari keterangan si H tadi, dia mendapat upah atau biaya transportasi sebesar Rp 400 ribu untuk satu kecamatan saja,” jelasnya.

 

(Tama)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.