Desain Surat Suara di Pilpres dan Pileg 2019

Desain Surat Suara di Pilpres dan Pileg 2019

Kabar5.Com, Jakarta | KPU telah membuat rancangan surat suara yang akan digunakan untuk Pilpres 2019. Desain surat suara itu dipaparkan dalam kegiatan uji publik di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jumat 14 September 2018 kemarin.

Uji publik itu dihadiri seluruh parpol peserta pemilu, LSM, dan pemerhati pemilu. Menurut Komisioner KPU Pramono Ubaid, desain surat suara ini penting untk memudahkan masyarakat dalam menyalurkan hak suaranya di TPS.

“Bagi kami bagaimana pemilih dimudahkan ketika harus mencoblos, seberapa besar tulisannya kolomnya, jarak antar kolom bagaimana pemilih dimudahkan. Jadi karena itu tentu ukuran kertas sekian panjang lebar mengikuti itu, besar kecilnya kolom bagaimana,” kata Pramono di lokasi.

Dalam rancangan KPU, surat suara pilpres berisikan nomor urut, foto pasangan capres-cawapres, nama capres-cawapres, dan nama partai pengusul.

Desain ini tentunya berbeda dengan surat suara yang digunakan pada Pilpres 2014, terutama pada bagian gambar parpol pengusung.

“Surat suara pilpres berisi nomor kemudian foto, di bawahnya nama calon, paling bawah parpol pengusul ada tanda gambar,” ujar pakar desain Muhajir yang ditunjuk KPU mempresentasikan desain surat suara.

Untuk surat suara Pilpres 2014 dibuat dalam ukuran 18 x 23 cm. Sedangkan Pilpres 2019 berukuran 18 x 28 cm. Namun, desain surat suara pilpres ini menuai banyak kritik dari perwakilan partai politik yang mengikuti uji publik.

Politikus Partai Demokrat Andi Nurpati menilai ukuran foto capres-cawapres terlalu kecil. Sehingga, ia meminta agar KPU mengubah desain dengan memperbesar gambar foto capres-cawapres.

“Ukuran foto tidak panjang, kurang lebar intinya diperbesar lagi, kekecilan apalagi ini memilih presiden,” ucap Andi Nurpati.

KPU juga menyiapkan desain surat suara untuk penyandang netra dengan alat bantu coblos huruf braile. Ukuran kertasnya sama yaitu 18 x 28 cm.

Namun, desain surat suara ini belum ditetapkan karena masih harus menuggu rapat pleno penetapan. (Red)

 

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.