Di Kecamatan Cipeucang: Pengurus Parpol Rangkap Jadi Anggota PPS

Di Kecamatan Cipeucang: Pengurus Parpol Rangkap Jadi Anggota PPS
Posted by:

Kabar5.com,Pandeglang | Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Pandeglang, dinilai tidak teliti dalam menetapkan seorang petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) kecamatan.

Pasalnya, di Kecamatan Cipeucang Kabupaten Pandeglang, seorang anggota PPS merangkap pengurus Parpol.

Hal itu dikatakan Ahmad Khotib, Sekjen Gabungan Pejuang Sukarela Banten (GPS-B) kepada Kabar5.com, Selasa, 13 Maret 2018.

“KPUD Pandeglang, dalam menetapkan seorang anggota PPS, dinilai tidak teliti. Karena, di Kecamatan Cipeucang Kabupaten Pandeglang, seorang anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kecamatan Cipeucang, merangkap sebagai pengurus Parta Politik,” ujarnya.

Sementara, lanjutnya, dalam PKPU No 3 Tahun tahun 2018, anggota PPS, PPK, dan KPPS sudah jelas tidak boleh menjadi anggota Parpol.

“Sementara, dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Republik Indonesia No 3 Tahun 2018 pasal 36 ayat 1 point (e) mengatakan, untuk menjadi anggota PPS, PPK, dan KPPS tidak menjadi anggota Partai Politik,” tegasnya.

Ketua KPUD Kabupaten Pandeglang Ahmad Sudja’i mengakui belum mengetahui adanya hal tersebut.

“Kalau hal tersebut benar, hasil klarifikasi nanti akan kita proses sesuai ketentuan. Soalnya, sampai dengan saat ini, kami belum menerima informasi itu,” ujarnya.

“Dan nanti saya akan konfirmasi ke PPK nya. Karena, pada saat proses seleksi, kami selalu membuka ruang agar publik memberikan tanggapan atau masukan kaitan dengan calon yg ditemukan sebagai pengurus atau anggota parpol,” pungkasnya. (Risman).

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.