Di Tangerang, Pasutri Ditemukan Tewas di Dalam Ruko

Di Tangerang, Pasutri Ditemukan Tewas di Dalam Ruko

Kabar5.Com, Tangerang | Sepasang suami istri ditemukan meninggal dalam ruko di Pasar Sentiong, Tangerang, diduga melakukan bunuh diri pada Selasa 1 Januari 2019.. Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pukul 00:30 WIB. 

Seorang istri bernama Iyam (59) ditemukan dalam keadaan terlentang di atas kasur. Sedangkan suaminya bernama Rumidan (58) telah gantung diri di pintu dan lehernya terikat dengan kain.

“Piket Reskrim dan piket Intelkam mendatangi TKP (tempat kejadian peristiwa). Selanjutnya melakukan olah TKP kejadian, dan ditemukan seorang laki-laki dalam keadaan gantung diri dan seorang perempuan dalam keadaan terlentang di kasur,” ucap Kombes Sabilul Alif dalam keterangan tertulisnya.

Ternyata kedua korban adalah pasutri hasil dari pernikahan siri, dan memang tinggal di ruko Pasar Sentiong, Tangerang. Keduanya terdengar memang sering bertengkar.

Pada malam sebelum mereka ditemukan meninggal, seorang saksi mendengar suara tangisan dari bilik Rumidan.. Saksi mengintip melalui lubang bilik, saat itu posisi Rumidan berada di atas Iyam yang sedang tertidur di atas kasur.

Merasa tak enak, saksi pun kembali ke biliknya dan tidur. Keesokan harinya pukul 10.00 WIB, para saksi mulai curiga. Seharusnya pintu bilik Rumidan sudah terbuka karena mereka berdagang kelapa.

Saksi pun mencoba mengetuk pintu, namun tak ada respons. Akhirnya saksi menemukan mereka sudah dalam keadaan meninggal.

“Pada Pukul 11.00 WIB, Polsek Balaraja menerima informasi dari masyarakat. Bahwa ada sepasang suami istri di Ruko Pasar Sentiong Blok CRS Kp.Tegal Jaya Rt 06/06 Ds.Pakuhaji Kec.Balaraja Kab.Tangerang dalam keadaan Meninggal Dunia,” pungkasnya.

Dugaan sementara, polisi menyimpulkan pembunuh adalah Rumidan, suami Iyam. Rumidan lalu bunuh diri usai melakukan aksinya. (Red)

 

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.