Disdukcapil Kabupaten Serang Tantang Mendagri Selesaikan Persoalan Blanko

Disdukcapil Kabupaten Serang Tantang Mendagri Selesaikan Persoalan Blanko
Jumpa pers mengenai e-KTP.

Kabar5.Com, Serang | Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang masih membutuhkan 100 ribu keping blanko e-KTP. Ratusan ribu blanko itu dibutuhkan agar pelayanan pada masyarakat bisa optimal. Sementara saat ini yang tersedia di sini cuma 500 blanko.

Demikian disampaikan Kepala Disdukcapil Kabupaten Serang, Asep Saepudin, saat ditemui Kabar5.Com di ruang kerjanya, Rabu, 20 September 2017.

Berbagai upaya keras telah dilakukan untuk perekaman e-KTP dapat terselesaikan di 2017 ini, namun Asep Saepudin menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah pusat. Pasalnya, soal distribusi dan pengadaan blangko KTP elektronik merupakan kebijakan dari pemerintah pusat.

“Kalau saya gimana dipasoknya dari pusat, walau Pak Dirjen sering ngomong blanko cukup untuk 2017, bahkan sampai 2018, yah sukur kalau begitu. Sekali lagi bukan daerah yang cetak blanko, tapi pusat. Saya gimana dikasihnya saja, yang penting data sudah kita sampaikan ke Provinsi,” ucapnya.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Serang, Asep Saepudin.

 

Menurutnya, target akhir 2017 beres yang dicanangkan oleh pusat itu tergantung dukungan dari pusat. “Kita sih inginnya begitu. Kita hanya bisa berikhtiar secara maksimal dengan pertimbangan akan Pilkada 2018 itu saja,” katanya.

Untuk itu Disdukcapil Kabupaten Serang, kata dia, Pesimis perekaman data e-KTP rampung diakhir tahun ini.

“Saya ragu akan rampung kalau masih kekurangan blanko. Coba Pak Dirjen ini kita itung-itungan berapa kebutuhan blanko e-KTP di Kabupaten Serang ini. Kita adu argumen, misal kata Mendagri, Serang ini butuhnya bukan 100 ribu, tapi 80 ribu, silahkan kirim. Saya kira itu saja permasalahannya,” pungkasnya. (Rizki)

 

Facebook Comments

Tags: , , , ,

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.