Guru Honorer Desak Plt Kadisdik Garut Diberhentikan

Guru Honorer Desak Plt Kadisdik Garut Diberhentikan

Kabar5.Com, Garut | Ribuan guru honorer di Kabupaten Garut, Jawa Barat, kembali mogok mengajar. Mereka kini turun ke jalan menggelar aksi unjuk rasa di Pemda Garut. Guru honorer marah lantaran disebut sebagai guru ilegal oleh Plt Kadisdik Garut Djatjat Darajat, 18 September 2018.

Sekitar pukul 09.00 WIB, massa guru honorer yang berasal dari 42 kecamatan di Garut mulai berkumpul. Aksi unjuk rasa bertema ‘Jihad Guru Honorer’ ini terpusat di kantor DPRD Garut, Jalan Patriot, Tarogong Kidul.

 

Dalam aksinya, massa membawa beragam atribut. Mulai dari sepanduk hingga poster yang mendesak agar Plt Kadisdik Garut Djatjat Darajat diberhentikan. Para guru ini mayoritas berseragam PGRI hitam putih.

 

Salah seorang peserta aksi, Yogi 37, mengatakan ia dan rekannya yang lain dalam aksi ini menuntut agar Djatjat diberhentikan dari jabatannya.

 

“Kita juga menuntut agar bapak bupati yang terhormat memberikan SK pada kami. Tidak ada guru honorer yang ilegal, mungkin kadisdiknya yang ilegal,” ujar Yogi.

 

Massa berkumpul di depan kantor DPRD, rencananya, sekitar pukul 10.00 WIB mereka akan berunjuk rasa dan melakukan audiensi dengan anggota dewan dan perwakilan Pemkab Garut. (Red)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.