Ini Tiga Konsep Pembangunan yang Ditawarkan Paslon WH-Andika

Ini Tiga Konsep Pembangunan yang Ditawarkan Paslon WH-Andika

Kabar5.Com, Serang | Calon Wakil Gubernur Nomor Urut satu, Andika Hazrumy mempunyai konsep tiga dimensi pembagunan yang akan diaplikasikan jika dirinya diberi amanah untuk memimpin Provinsi Banten lima tahun kedepan.

Tiga dimensi pembangunan tersebut disampaikan oleh Calon Wakil Gubernur Nomor Urut satu, Andika Hazrumy saat berkunjung ke Kecamatan Lebak Wangi, Kabupaten Serang, Banten, Minggu (22/1/2017).

“Banten ini tidak tertinggal, hanya saja pembangunan di Banten yang belum merata. Ke depan saya dengan Pak WH akan mengaplikasikan tiga dimensi pembangunan,” kata Andika.

Andika mengatakan, tiga dimensi pembagunan tersebut, yang pertama berkaitan dengan penguatan SDM masyarakat Banten, yang kedua pembangunan fisik bagi seluruh masyarakat di Banten dan terakhir pemerataan pembangunan dengan mengedepankan dimensi keadilan.

“Masyarakat Banten ini membutuhkan pelayanan dasar masyarakat yang lebih baik, dengan saya tururun ke lapangan seperti ini, ini akan menjadi bekal untuk menyerap aspirasi dan upaya untuk dipalikasikan kepada masyarakat Banten sesuai dengan kebutuhan,” kata Andika.

Berkaitan dengan kesehatan, Andika juga mengungkapkan, pihaknya akan menyediakan anggaran Rp.1 trilyiun per tahun untuk dana alokasi kesehatan dan cukup dengan membawa KTP bisa berobat geratis.

“Intinya, kita ingin merubah paradigma ke depan bahwa pemerintah bukan menjamin orang yang sudah sakit, tapi pemerintah menjamin kesehatan masyarakat, jangan sampai seperti saat ini, masyarakat sakit baru ngurus surat dan lain lain. Ini sangat merugikan masyarakat dan membuat pemerintah kelabakan dalam menangani hal ini,” terangnya.

Ia juga menegaskan, KTP untuk berobat geratis, telah diaplikasikan di Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan, sehingga masyarakat yang sakit, tidak perlu khawatir berobat ke rumah sakit.

“Sudah koordinasi dan diaplikasikan di Kota Tangerang dan Kota Tangsel, karena tugas kami di provinsi adalah bukan menjadi kabupaten/ kota ke sembilan, tapi mengkoordinasikan seluruh wilayah untuk menyamakan persepsi pembangun Banten agar lebih baik,” paparnya. (Jana/Job)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Tinggalkan Balasan