Ironis, Pasar Tumpah Di Taman Kota Ciruas Akibatkan Tanaman Pohon Rusak

Ironis, Pasar Tumpah Di Taman Kota Ciruas Akibatkan Tanaman Pohon Rusak

Kabar5.Com, Serang |  Ironis, Taman Kota Ciruas yang dijadikan lokasi pasar tumpah oleh pengelola kegiatan pada menjelang H-2 Lebaran 2018 membuat sejumlah tanaman pohon di taman tersebut rusak. Pantauan kabar5.com dilokasi tanaman pohon yang rusak dikarenakan pemasangan tenda yang diperuntukan para pedagang yang akan berjualan di lokasi taman tersebut. 


Seperti yang dikatakan salah satu pedagang yang enggan di sebut namanya kepada wartawan mengatakan, Tenda-Tenda yang terpasang diperuntukan untuk para pedagang yang akan menyewa tempat yang di sediakan panitia, untuk penyewaan tampat menggunakan tenda per 2 meter dikenakan biaya sewa Rp. 500.000,-.

“Saya sewa 4 meter jadi kena biaya sewa 1 juta, kalau pedagang yang memasang tenda sendiri di lokasi taman biaya sewanya variatif,  Ada yang 500 sampai dengan 700 Ribu. Biaya sewa diserahkan kepada panitia dengan menggunakan kwitansi,” Katanya.

Sementara Hanafi selaku Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum)  Satpol PP Kabupaten Serang saat di konfirmasi mengatakan, Mulai besok pihaknya akan melakukan monitoring dalam rangka pengamanan lebaran 2018 moment tersebut dipergunakan untuk memonitor sejauh mana aktifitas rawan trantibum yang akan mengganggu para pemudik mulai dari lalulintas, pedagang kaki lima dan kegiatan pasar tumpah di lokasi Taman Kota Ciruas.

“Kegiatan ini bukan hal yang pertama terjadi di Taman Kota Ciruas melainkan sudah lama pada setiap tahunnya. Ini menjadi permasalah komleks karena didalamnya ada lembaga desa seperti karang taruna,Oknum LSM dan pihak lainnya. Intinya dalam hal ini Sat Pol PP Kabupaten Serang tidak pernah menerima surat pemberitahuan atau laporan dari kegiatan tersebut bahkan tidak pernah memberikan izin, ” Ucapnya.

Kepala Bidang Pertamanan dan Persampahan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang. Asep Herdiana mengatakan, Pada prinsipnya DLH  Kabupaten Serang yang melakukan perawatan dan memelihara taman tersebut, Ia juga sangat menyayangkan kepad pelaksana kegiatan dan orang-orang yang terlibat didalamnya hanya karena untuk kepentingan pribadi mengorbankan kepentingan fasilitas umum Yang diperuntukan masyarakat.

“Akan keterkaitan hal ini kami akan berkordinasi dengan pihak Satpol PP Kabupaten Serang terkait dengan penegakan Perda Trantib, ” Tutupnya.


(Al). 

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.