Kemendag Bekerja Sama Dengan Sejumlah Perusahaan Gelar Pasar Murah

Kemendag Bekerja Sama Dengan Sejumlah Perusahaan Gelar Pasar Murah

Kabar5.Com | Kementerian Perdagangan (Kemendag) bekerja sama dengan sejumlah perusahaan mengadakan pasar murah. Jawa Tengah (Jateng) menjadi lokasi pertama digelarnya pasar murah. Selanjutnya akan digelar di daerah lain di Indonesia.

Total ada 400 titik pasar murah yang digelar Kemendag. Kegiatan ini sekaligus dalam rangka melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di berbagai daerah saat Ramadhan.

“Sampai saat ini harga masih relatif stabil,” terang Staf khusus Menteri Perdagangan Eva Yuliana di sela kegiatan pasar murah di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Muayyad, Windan, Sukoharjo, Jumat 25 Mei 2018.

Eva menambahkan, pasar murah juga ditujukan untuk membantu warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dari total 400 titik, untuk wilayah Soloraya ada lebih kurang 30 titik pasar murah.

Untuk setiap titik pasar murah menyediakan 500 bungkus sembako. Terdiri atas gula, beras, minyak, sirup dengan kisaran harga Rp 120 ribu. “Warga cukup membayar dengan harga Rp 50 ribu,” terangnya

Uang dari pasar murah tidak masuk ke Kemendag. Melainkan akan disumbangkan ke ponpes yang menjadi lokasi pasar murah. Sejumlah sembako yang dijual tersebut merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan atau produsen.

Kemudian perusahaan menyerahkan kegiatan pasar murah kepada Kemendag. “Jadi mereka (perusahaan) terlalu sibuk untuk mengadakan pasar murah sendiri. Makanya kami yang mengadakannya,” ungkapnya.

Seorang warga, Sri Handayani, 65, mengaku senang dengan adanya pasar murah. Dia bisa lebih berhemat dalam berbelanja karena harganya lebih murah hingga 50 persen. “Kalau di pasar harganya bisa lebih dari Rp 100 ribu. Di sini cukup bayar Rp 50 ribu.

Ya, harapannya lebih sering saja kegiatan seperti ini,” tuturnya.

(red)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.