Lapangan Kerja Indonesia Masuk Kategori Pesimistis

Lapangan Kerja Indonesia Masuk Kategori Pesimistis
Lapangan Kerja Indonesia Masuk Kategori Pesimistis

Kabar5.Com, Jakarta | Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan jumlah lapangan kerja di Indonesia saat ini masuk dalam kategori pesimistis.

“Lapangan pekerjaan sudah masuk ke kategori pesimistis, di mana lebih dari setengah jumlah anak muda yang lulus kesulitan mendapatkan lapangan kerja,” kata Sandiaga di pusat perbelanjaan Kota Kasablanka di Jakarta Selatan, Sabtu 20 Oktober 2018.

Lapangan pekerjaan merupakan salah satu catatan masalah dari pemerintahan saat ini. Selain itu, ada masalah bahan pokok yang membebani di mana berdasarkan survei internalnya, sebanyak 65 persen masyarakat merasakan beratnya beban dari biaya hidup mereka.

“Seperti harga bahan pokok , tagihan listrik mereka maupun tagihan lainnya yang mereka dapatkan dalam keseharian mereka,” kata pasangan Calon Presiden, Prabowo Subianto itu.

Meski demikian, Sandiaga Uno menyatakan bahwa catatan selama empat tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo yang positif harus diapresiasi.

Namun, ia menggarisbawahi bahwa dua masalah tersebut, yakni lapangan pekerjaan dan harga bahan pokok perlu dikoreksi. “Dan mudah-mudahan pada 2019, bila Prabowo-Sandiaga mendapat amanah rakyat ada kesempatan membenahi,” katanya.

Selain itu, ia juga mencatat kurang hati-hatinya mengendalikan ekonomi, di mana pembangunan infrastruktur tidak memberikan kesempatan kepada tenaga kerja putra putri terbaik bangsa.

“Karena itu, Prabowo-Sandi akan ambil alih ekonomi. Saya nggak mau lagi terjadi hal-hal di mana bangun infrastruktur dan tenaga kerjanya tidak memberikan kesempatan kepada tenaga kerja putra putri terbaik bangsa,” kata Cawapres yang diusung partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Demokrat itu.
“Ini jadi catatan jangan sampai ini terulang lagi, 2019 kita mau perusahan yang investasi di Indonesia memberikan peluang kerja ke putra putri bangsa,” kata Sandiaga. (Red)

 

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.