Mama Papua Dilarang Jual Noken ini Saat Presiden Jokowi Ke Papua?

Mama Papua Dilarang Jual Noken ini Saat Presiden Jokowi Ke Papua?

Kabar5.Com, Jayapura – Ada yang tak lazim saat kunjungan Presiden RI Jokowi ke Papua, Rabu 11 April 2018. Dimana ibu-ibu di Papua dilarang memajang dagangan hasil karya anyaman tangan mereka berupa noken.

Larangan pedagang noken itu  tepatnya diterapkan di ruas jalan Raya Abepura-Sentani, Taman USTJ, Padang Bulan, Jayapura. Alasan pelarangan menjual buah tangan oleh polisi setempat lantaran dari puluhan noken yang dijual ibu-ibu di Papua itu ada 4 noken bergambar Bendera Bintang Kejora.

“Saya baru saja menggantung noken hasil anyaman saya untuk dijual. Saya langsung didatangi oleh seorang anggota polisi berpakaian lengkap meminta saya untuk menyimpan noken karena Jokowi mau datang,” kata Penjual Noken, Merliana Kadepa kepada Kabar5.Com di Jayapura,  Rabu 11 April 2018.

Lanjut Merliana, dirinya tak menyangka kalau dilarang menjual noken itu. Sebab ia bukan kali ini saja menjual noken di Taman USTJ itu.

“Saya bukan baru menjual noken. Noken saya sudah banyak dibeli orang di Taman USTJ ini. Cuma hari ini saja saya dilarang untuk menjual noken. Kenapa?” tanyanya dengan nada haru.

Ia berpesan, jika dilarang menjual noken itu karena ada gambar Bintang Kejora, kenapa polisi tidak membeli saja noken tersebut.

“Noken saya jual, kenapa tidak membeli noken yang ada gambar bendera bintang kejora saja? Tapi melarang semua noken milik saya untuk dijual,” curhat ibu beranak dua itu.

Sekedar diketahui noken milik mama papua itu dijual dengan harga Rp150 hingga Rp200 ribu per noken, tergantung motif dan anyamannya.(Richard Mayor)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.