Penderita HIV – AIDS di Banten Capai 4304

Penderita HIV – AIDS di Banten Capai 4304

Kabar5.Com, Serang | Penderita HIV – AIDS di Provinsi Banten, hingga Juni 2016 mencapai 4.304 orang. Dari jumlah 4304 tersebut, kasus HIV sebanyak 2.704 dan kasus AIDS sebanyak 1.600.

“Sementara angka estimasi di Banten diperkirakan 9.047. Artinya Banten sudah mencapai 48 persen. Situasi ini jangan dianggap tidak berdampak apapun. Karena ini akan berdampak pada hilangnya generasi muda. Tentunya bisa kita cegah dan tekan penularannya, melalui program pencegahan dan penanggulangan dari hulu ke hilir yang terintegrasi dan berkesinambungan,” kata Jordan Jempormase dari Komisi Penanggulangan AIDS, Rabu (17/08/2016), di sela-sela kegiatan sosial dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI di Kantor Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Banten.

Jordan mengatakan, bahwa kegiatan sosial, olahraga dan seni yang melibatkan unsur KPA,Komunitas,Kalangan Akademisi ini digelar sebagai bentuk pratisipasi aktif dalam mengisi kemerdekaan serentak sebagai wujud kepedulaian kepada sesama serta sebagai bentuk nyata aksi sosial dari komunitas pengiat HIV AIDS.

“Kegiatan ini kita lakukan mulai tanggal 16-17 Agustus 2016 betempat di halaman parkir KPA Banten. Ini merupakan langkah nyata dari berbagai pihak dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS di Banten. Ada pun rangkian kegiatan yang akan diadakan antara lain, pertandingan bola voly antar komunitas, akademisi dan KPA, santunan anak yatim, potong rambut gratis, lomba karaoke dan perlombaan rakyat,” paparnya.

Jordan juga menjelaskan, bahwa seluruh rangkian kegiatan tersebut dalam rangka menjawab tiga program besar upaya pengendalian HIV AIDS yaitu, three zero, zero new hiv infection, zero Aids related death, and zero discrimination.

“Bagaimana kita menetralisir stigma dan diskriminasi odha (orang dengan HIV AIDS) dalam bingkia pencegahan HIV,” pungkas Jordan.

Turut serta dalam kegiatan ini PT.Gajah Tunggal tbk, sebagai perusahan yang peduli terhadap penanggulangan AIDS.

Ferry l.Holland, Director General Affair PT.Gajah Tunggal tbk dalam kesempatan tersebut mengatakan, bahwa kegiatan layanan sosial ini dilakukan agar masyarakat lebih sejahtera, PT.Gajah Tunggal ingin menjadi perusahaan yang peduli terhadap penanggulangan HIV AIDS.

“PT.Gajah Tunggal tbk juga menerapkan bagi karyawan agar tidak mendiskriminasikan karyawan yang terkena HIV AIDS,” pungkasnya. (lin)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Tinggalkan Balasan