Pengawasan Pemilu 2019 Menggunakan Masyarakat

Pengawasan Pemilu 2019 Menggunakan Masyarakat

Kabar5.Com, Serang | Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Serang mengundang organisasi mahasiswa dan kepemudaan, untuk menjadi pemantau aktif dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

“Karena ke depan, pengawasan pemilu bukan hanya tugas kami, tapi semua pihak. Kami selaku penanggung jawab yang memiliki kewajiban dan hak mengeksekusi,” kata Ulumuddin, Ketua Panwaslu Kabupaten Serang, disalah satu rumah makan di Kota Serang, Banten, Kamis 24 Mei 2018.

Organisasi seperti HMI, PMII hingga GP Ansor, mendapatkan ilmu bagaimana seharusnya menjadi pengawas aktif penyelenggaraan pemilu legislatif dan pilpres 2019 mendatang.

“karena kesuksesan pemilu, buka hanya KPU dan Bawaslu, tapi juga masyarakat. Masyarakat punya andil juga partisipasi mengawasinya,” terangnya.

Sesuai Undang-undang (UU) nomor 22 tahun 2017, masyarakat bisa berperan aktif menjadi pengawal pelaksanaan pemilu, baik untuk Pilkada, legislatif hingga pilpres.

“Dalam rangka mengawal penjaga pelaksanaan pemilu itu, bukan hanya menjadi beban kami sebagai penyelenggara, sesuai undang-undang, ada peran masyarakat disitu agar sesuai taat asas,” kata Nuryati Solapari, Kordiv pencegahan dan hubungan antar lembaga Bawaslu Banten, ditempat yang sama, Kamis 24 Mei 2018.

Pengawasan pemilu oleh masyarakat, sebagai indikator bahwa proses itu berjalan dengan baik. Pihak pengawas pun, di akui mantan TKW itu, mengedepankan tindakan preventif, dibandingkan represif.

“Dimana, peredaran politik yang tersebar minimal di 50 persen daerah dan dua alat bukti. Kalau dulu hanya pemberinya yang di tindak, tapi sekarang penerimanya juga,” ujarnya.

(Tama)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.