Polda Banten Ungkap Kasus Pengoplosan Gas Bersubsidi

Polda Banten Ungkap Kasus Pengoplosan Gas Bersubsidi

Kabar5.com, Serang – Kepolisian Daerah Banten menangkap seorang berinisial AS yang diduga melakukan praktek pengoplosan gas elpiji. Penangkapan itu dilakukan di Balaraja, Tangerang.

Kepala Satuan Diskrimsus Polda Banten, Komisaris Besar Polisi Abdul Karim, mengatakan, sebagai daerah perlintasan dari Sumatera dan Pulau Jawa, wilayah Banten dirasa cukup strategis untuk menjalankan tindak kejahatan. Tindakan kriminal itu terutama kriminal khusus seperti pengoplosan gas elpiji dari 3 kilogram menjadi 12 kilogram.

Menurut Kasat, pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan harga tabung melon atau gas 3kg yang tembus di harga Rp 30 ribu. Padahal pemerintah sudah menetapkan HET untuk gas 3kg sebesar Rp 16 ribu.

“Pengoplosan gas ini dilakukan dengan memanfaatkan gas subsidi atau si melon. Jadi gas melon ini dikurangi isinya dan dipindahkan ke gas yang 5 kg dan 12 kg,” katanya di ruang rapat Mapolda Banten, Jum’at 19 Januari 2018.

Dari tangan pelaku kepolisian berhasil menyita sebanyak 120 tabung gas ukuran 5 kg , 20 tabung gas ukuran 12 kg dan alat-alat untuk melakukan pengoplosan.

“Didistribusikan di sekitaran Serang saja. Pengopolosan gas ini sudah beroperasi sejak satu tahun. Saat ini kasus sudah dilimpahkan ke kejaksaan. Pelaku terancam hukuman lima tahun penjara,” tandasnya. (Rizki)

Facebook Comments

Tags: ,

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.