Polemik Anak Ngebet Nikah: UU Perkawinan Vs 20 Aturan

Polemik Anak Ngebet Nikah: UU Perkawinan Vs 20 Aturan

Kabar5.com, Bantaeng | Pernikahan anak kembali mencuat. Sebab, anak usia 14 tahun akan menikah dengan lelaki yang usianya 15 tahun di Bantaeng, Sulsel, esok. Bagaimana pengaturan usia anak di Indonesia?

Berdasarkan informasi yang dihimpun detikcom, Minggu 15 April 2018, UU Perkawinan yang menjadi dasar pernikahan menyaratkan pernikahan minimal 16 tahun bagi calon perempuan dan 18 tahun bagi calon laki-laki. Nah, pembatasan usia bagi anak tersebar di berbagai aturan. Berikut rangkumannya:

  1. KUHPerdata
    Pasal 330 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata: Belum dewasa adalah mereka yang belum mencapai umur genap dua puluh satu tahun, dan tidak lebih dahulu telah kawin

  2. UU Ketenagakerjaan
    Pasal 1 angka 26 UU Ketenagakerjaan: Anak adalah setiap orang yang berumur di bawah 18 tahun

  3. UU Kesejahteraan Anak
    Pasal 1 angka 2 UU Kesejahteraan Anak: Anak adalah seseorang yang belum mencapai umur 21 tahun dan belum pernah kawin.

  4. UU Pemasyarakatan
    Pasal 1 angka 8 Pemasyarakatan: Anak Pidana yaitu anak yang berdasarkan putusan pengadilan menjalani pidana di LAPAS Anak paling lama sampai berumur 18 tahun.

  5. UU Pengadilan Anak
    Pasal 1 angka 1 UU Pengadilan Anak: Anak adalah orang yang dalam perkara Anak Nakal telah mencapai umur 8 tahun tetapi belum mencapai umur 18 tahun dan belum pernah kawin.

  6. UU Perlindungan Anak
    Pasal 1 ayat (1) UU Perlindungan Anak: Anak adalah seseorang yang belum berusia 18 tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan.

  7. UU HAM
    Pasal 1 angka 5 HAM: Anak adalah setiap manusia yang berusia di bawah 18 tahun dan belum menikah, termasuk anak yang masih dalam kandungan apabila hal tersebut adalah demi kepentingannya.

  8. UU Kewarganegaraan Republik Indonesia
    Pasal 4 huruf h UU Kewarganegaraan Republik Indonesia: Anak yang lahir di luar perkawinan yang sah dari seorang ibu warga negara asing yang diakui oleh seorang ayah Warga Negara Indonesia sebagai anaknya dan pengakuan itu dilakukan sebelum anak tersebut berusia 18 tahun atau belum kawin.

  9. UU Pendidikan Nasional
    Pasal 6 ayat (1) UU Sistem Pendidikan Nasional: Setiap warga negara yang berusia tujuh sampai dengan lima
    belas tahun wajib mengikuti pendidikan dasar.

  10. UU Kesehatan
    Pasal 131 ayat (2) UU Kesehatan: Upaya pemeliharaan kesehatan anak dilakukan sejak anak masih dalam kandungan, dilahirkan, setelah dilahirkan, dan sampai berusia 18 tahun.

  11. UU PKDRT
    Pasal 2 ayat (1) huruf a UU Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga: yang dimaksud dengan Anak dalam ketentuan ini termasuk anak angkat atau anak tiri.

  12. UU Jabatan Notaris
    Pasal 39 ayat (1) huruf a UU Jabatan Notaris: Penghadap harus memenuhi syarat sebagai berikut: paling sedikit berusia 18 tahun atau telah menikah.

  13. UU SJN
    Pasal 41 ayat (6) UU Sistem Jaminan Sosial : Hak ahli waris atas manfaat pensiun anak berakhir apabila
    anak tersebut menikah, bekerja tetap, atau mencapai umur 23 tahun.

  14. UU PTPPO
    Pasal 1 angka 5 UU Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang: Anak adalah seseorang yang belum berumur 18 tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan.

  15. UU Pornografi
    Pasal 1 angka 4 Pornografi: Anak adalah seseorang yang belum berumur 18 tahun.

  16. UU Sistem Peradilan Pidana Anak
    Pasal 1 angka 2 sampai dengan angka 5 UU Sistem Peradilan Pidana Anak: Anak yang Berkonflik dengan Hukum yang selanjutnya disebut Anak adalah anak yang telah berumur 12 tahun, tetapi belum berumur 18 tahun yang diduga melakukan tindak pidana.

  17. PP Pensiun
    Pasal 5 PP Pensiun kepada Janda (Anak-anaknya) Pegawai Negeri yang Meninggal Dunia: Anak yang dapat ditunjuk sebagai yang berhak menerima tunjangan ialah anak yang dilahirkan sebelum dan sesudahnya peraturan ini dijalankan dan belum mencapai umur 21 tahun penuh.

  18. Keppres Bukti Kewarganegaraan
    Pasal 1 Kepres Bukti Kewarganegaraan Republik Indonesia: Istri dan anak yang belum di bawah delapan belas tahun dari seseorang yang memperoleh kewarganegaraan RI melalui proses pewarganegaraan, langsung ikut serta menjadi warga negara RI mengikuti kewarganegaraan suami/ayahnya tersebut.

  19. Permen Visa
    Pasal 1 angka 3 Keputusan Menteri Kehakiman Nomor M 02-IZ.01.10 Tahun 1995 tentang Visa, Visa Kunjungan, Visa Tinggal Terbatas, Izin Masuk dan Izin Keimigrasian menyatakan: Anak adalah anak yang berumur di bawah 18 tahun, dan belum kawin.

  20. UU Pemilu
    Pasal 31 huruf 34 UU Pemilu: Pemilih adalah Warga Negara Indonesia yang sudah genap berumur 17 tahun atau lebih, sudah kawin, atau sudah pernah kawin.

(dtk/red)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.