Merapi Waspada, Warga Sempat Mengungsi

Merapi Waspada, Warga Sempat Mengungsi

Kabar5.Com, Sleman | Sebanyak 1.522 warga Kabupaten Sleman sempat mengungsi akibat erupsi freatik dan kenaikan status dari normal menjadi waspada Gunung Merapi. Berdasarkan data dari Pusdalops BPBD Sleman, ribuan warga tersebut tersebar dari berbagai titik terutama di Kecamatan Pakem dan Cangkringan.

Rinciannya, sebanyak 371 jiwa mengungsi di Balai Desa Glagaharjo, Huntap Singlar 19 jiwa, rumah Dukuh Kalitengah Lor 44 jiwa, rumah Dukuh Kalitengah Kidul 20 jiwa, SD Sanjaya Tritis 510 jiwa, Balai Desa Argomulyo 200 jiwa, Balai Desa Umbulharjo 200 jiwa, Barak Koripan Sindumartani 58 jiwa, Kecamatan Cangkringan 100 jiwa.

Sedangkan kondisi Selasa 22 Mei 2018 pagi ini update pukul 08.00 WIB, sebanyak 66 jiwa masih berada di titik kumpul aman, yakni di Huntap Singlar 3 jiwa (lansia), rumah Dukuh Kalitengah Lor 52 jiwa, rumah Dukuh Kalitengah Kidul 1 lansia, dan SD Sanjaya Tritis 10 jiwa (5 balita, 1 lansia, 4 dewasa).

Sedangkan pantauan detikcom pagi ini sedikitnya 388 warga di Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman yang semalam mengungsi kini memilih pulang.

“Pagi ini warga kembali ke atas (ke rumah),” kata Kaur Pemerintahan Desa Glagaharjo, Heri Prasetyo saat ditemui di Balai Desa Glagaharjo, Sleman, Selasa 22 Mei 2018.

Ratusan warga memilih pulang ke rumah untuk beraktivitas seperti mencari pakan ternak, bersih-bersih rumah akibat terkena hujan abu, hingga anak-anak kecil kembali masuk sekolah. Warga yang mengungsi semalam berasal dari sejumlah dusun, di antaranya Dusun Kalitengah Lor, Kalitengah Kidul, Srunen, dan Singlar.

Pihak pemerintah desa pun mempersilakan warga kembali beraktivitas. Namun warga tetap diimbau waspada dan siap untuk dievakuasi jika sewaktu-waktu terjadi erupsi Merapi.

“Petugas dan relawan di lapangan tetap mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan siap jika sewaktu-waktu diminta mengungsi lagi,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Makwan.

(red)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.