Ramdhan PMI Aceh Jemput Bola

Ramdhan PMI Aceh Jemput Bola

Kabar5.Com, Aceh | Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banda Aceh jemput bola pendonor darah ke masjid-masjid selama bulan Ramadan. Petugas menyasar jemaah tarawih. Ini dilakukan untuk mengamankan persediaan darah selama bulan puasa.

Petugas Aftap PMI Banda Aceh Egie Helpratama mengatakan, digelarnya pada malam hari selama puasa, karena pada siang hari tidak ada yang mau mendonor darah. Untuk memenuhi permintaan darah, PMI Banda Aceh berinisiatif menggelar pada malam hari usai salat tarawih.

“Kalau siang hari enggak ada yang mau donor, makanya kita gelar setalah salat tarawih,” kata Egie Helpratama di Al Furqan, Beurawe, Banda Aceh, Senin 21 Mei 2018.

Katanya, setiap malam ada tiga titik disasar untuk menjemput pendonor darah. Sejak awal hingga pertengahan Ramadan, petugas PMI keliling setiap masjid yang ada di kota Banda Aceh.

“Nanti pertengahan puasa, kita juga akan buat donor darah di warung kopi,” jelasnya.

Sudah menjadi tradisi di Aceh, setelah salat tarawih mayoritas warga terlebih dahulu nongkrong di warung kopi sebelum pulang ke rumah. Sehingga PMI Banda Aceh juga menggelar donor darah di warung kopi, selain masjid-masjid.

Setiap pendonor selesai menyumbang darahnya diberikan bingkisan oleh petugas berupa segelas bubur dan kupon. Kupon tesebut nantinya setiap setahun sekali akan diundi untuk mendapatkan doorprize dari PMI Kota Banda Aceh.

“Malam ini ada 24 kantong darah kita dapatkan. Alhamdulillah ini termasuk banyak,” ungkapnya.

Sementara itu seorang pendonor, Baihaqi (34) warga Gampong Beurawe, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh mengaku, berdonor darah juga bagian dari beribadah selama bulan Ramadan.

“Lagi ada tempat mendonor, ya saya donor saya untuk beribadah,” tukasnya.

Baihaqi mengaku selama ini rutin mendonorkan darahnya. Dia berharap bisa membantu orang yang membutuhkan darah di Banda Aceh.

(red)

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.