Ratusan Pelajar Purworejo Dikukuhkan Sebagai Youth Volunteer

Ratusan Pelajar Purworejo Dikukuhkan Sebagai Youth Volunteer

Kabar5.Com, Purworejo | Sedikitnya 550 relawan dari pelajar di Purworejo, Jawa Tengah dikukuhkan sebagai Youth Volunteer atau relawan muda. Hal tersebut dilakukan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Palang Merah Indonesia (PMI) ke-73 sekaligus untuk mencetak relawan handal. Mereka siap diterjunkan di berbagai kegiatan kemanusian, 15 September 2018.

Rangkaian kegiatan HUT PMI ke-73 yang jatuh pada 17 September 2018 sendiri mengambil tema ‘Semangat Kepahlawanan Relawan’. Diikuti oleh siswa siswi dari 55 sekolah di Purworejo. Ratusan youth volunteer yang terdiri dari siswa SD, SMP, SMA tersebut dikukuhkan oleh ketua PMI Purworejo Yuli Hastuti di Alun-Alun Kutoarjo.

 

“Generasi muda merupakan kader-kader pemimpin masa depan bangsa. Dalam rangka menyiapkan generasi muda menjadi pemimpin bangsa, maka diperlukan pembinaan yang memadahi, terarah dan berkesinambungan,” kata Yuli Hastuti setelah mengukuhkan youth volunteer.

 

Yuli Hastuti menambahkan, dalam mencetak generasi muda yang handal, PMI turut serta menyiapkan dan membina relawan muda agar berpartisipasi aktif di setiap gerakan kemanusiaan.

 

 

“PMI turut serta menyiapkan kader pemimpin bangsa baik dari kegiatan di sekolah ataupun melalui pembentukan relawan muda, mendorong dan meningkatkan keikutsertaan relawan muda agar berpartisipasi aktif di setiap gerakan kemanusiaan,” lanjutnya.

 

Tidak hanya dikukuhkan, para relawan muda tersebut juga akan mengikuti kegiatan selama dua hari mulai hari ini hingga Minggu, 16 September 2018 esok. Berbagai materi kepalang merahan diberikan dan dikemas dalam bentuk materi formal maupun perlombaan.

 

Beberapa materi yang diberikan antara lain lomba game kepalang merahan, unisono, senam anti narkoba, tebar ribuan benih ikan, serta kegiatan kemanusiaan. Selain itu peserta juga akan mendapatkan ilmu tentang keterampilan siaga bencana dan outbond. Di akhir kegiatan juga akan digelar pentas seni kreasi bakat masing-masing peserta dan sarasehan.

 

Sementara itu, Lydia Kifa Fiesta 11, salah satu peserta yang mewakili relawan muda dari Sekolah Dasar menuturkan bahwa dirinya memang menyenangi gerakan kemanusiaan. Jika suatu saat diterjunkan untuk menjadi relawan kebencanaan, ia juga sudah siap.

 

“Ya seneng, di sekolah saya juga ikut PMR. Kalau ditugaskan jadi relawan bencana juga saya mau aja, siap berangkat,” tutur siswi kelas 6 SD itu setelah dikukuhkan. (Red)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.