Reno Mengaku Murka dan Tikam Korban Bertubi – tubi

Reno Mengaku Murka dan Tikam Korban Bertubi – tubi

Kabar5.Com, Bandung | Reno Candra  29, murka lalu menikam mati sahabatnya, Wahyu 29. Reno mengaku melihat sendiri korban menggoda istrinya.

“Saya lihat dengan mata dan kepala saya sendiri. Kalau dia (Wahyu) menggoda istri saya,” ucap Reno di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, 20 Juli 2018.

Reno menyaksikan istrinya digoda Wahyu pada Selasa lalu. Semenjak itulah, Reno menaruh dendam kepada Wahyu.

Pada kamis malam pukul 23.30 WIB, Reno berencana menemui Wahyu. Reno lantas menelepon Wahyu untuk mengajak bertemu di sekitar Pasar Gedebage, Bandung.

Reno yang dibakar api cemburu ini menyelipkan sebilah pisau yang dibawanya dari rumah di balik baju. Selagi pertemuan berlangsung, Reno lantas menanyakan maksud dari godaan Wahyu. Mengelak dari tuduhan, Reno naik pitam. Dia lantas menusukkan pisau dapur ke arah tubuh Wahyu.

Total ada enam kali tusukan di antaranya ke arah dada sebelah kiri, lengan sebelah kiri dan arah dagu sebanyak tiga kali. Wahyu tersungkur. Sempat dibawa ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Bandung di Jalan Rumah Sakit, nyawa Wahyu tak tertolong pada Jumat dini hari pukul 03.00 WIB.

Polisi bergerak. Tim gabungan Satreskrim Polrestabes Bandung dan Polsek Panyileukan yang dipimpin Kasatreskrim AKBP M Yoris Maulana langsung menangkap pelaku di tempat persembunyiannya di Panyileukan.

Reno mengaku khilaf menikam bertubi-tubi temannya tersebut. Dia gelap mata lantaran emosi.

“Saya khilaf,” ucap Reno singkat.

Kasatreskrim AKBP M Yoris Maulana mengatakan kasus penusukan tersebut bermotif cemburu. Korban kerap menggoda istri pelaku.

“Pelaku cemburu terhadap korban yang sering menggoda istri pelaku,” kata Yoris.

Reno kini mendekam di ruang tahanan Mapolrestabes Bandung. Dia diganjar Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan yang ancaman hukumannya 7 tahun bui. (Red)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.