Rudy Gunawan Angkat Bicara Terkait Kasus Guru Honorer

Rudy Gunawan Angkat Bicara Terkait Kasus Guru Honorer

Kabar5.Com, Garut | Pernyataan Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut Djatjat Sudrajat yang menyebut guru honorer sebagai guru ilegal menuai kecaman berbagai pihak. Bupati Rudy Gunawan angkat bicara terkait hal itu, 17 September 2018.

“Tidak (Djatjat mengatakan guru honorer ilegal). Jadi hanya mempertanyakan ke anggota DPRD saat itu karena mereka (guru honorer) datang ke dewan untuk mencari identitas,” ujar Rudy kepada wartawan di lapangan Setda Garut, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

 

Rudy menegaskan bahwa Pemkab Garut selalu mengakui keberadaan guru honorer. Namun hal itu berbenturan dengan aturan dari pemerintah pusat.

 

“Kan ada Permendikbud Nomor 1 Tahun 2018, bahwa honorer tidak bisa diberikan kepada guru yang tidak diberi SK oleh kepala daerah,” katanya.

 

Terkait rencana aksi demo guru honorer, Rudy menyebut pihaknya tidak mempersoalkan hal tersebut terjadi. “Intinya tidak mengatakan ilegal. Itu kan kalau kami, mereka mengajar ya terima kasih. Cuma kami tidak mempersoalkan,” ujarnya.

 

“Guru honorer itu sebenarnya oleh kita diakui. Setiap tahun terus naik (tunjangannya),” ucap Rudy.

 

Ribuan guru honorer di Kabupaten Garut marah karena disebut guru ilegal oleh Plt Kadisdik Garut Djatjat Darajat. Pernyataan itu disebut-sebut dilontarkan Djatjat saat temu pendapat dengan guru honorer di Komisi A DPRD Garut, pada Rabu, 12 September 2018 kemarin.

 

Guru honorer se-Garut akan berkumpul Selasa, 18 September 2018. Mereka akan menggelar aksi mogok mengajar dan demo di kantor Disdik Garut. (Red)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.