Seluas 16 H.a Lahan Hutan Di Pulau Panaitan Terbakar

Seluas 16 H.a Lahan Hutan Di Pulau Panaitan Terbakar

Kabar5.Com, Pandeglang | Adanya informasi kebakaran hutan di Pulau Panaitan Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, dibenarkan oleh Kepala Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) Dr. U Mamat Rahmat, S.Hut, MP, Selasa 16 Oktober 2018,  ketika dihubungi via telephone selularnya.

Menurutnya, kebakaran hutan tersebut diduga diakibatkan oleh aktifitas masyarakat dalam pemanenan Lebah Madu.

 

“Benar, memang terjadi musibah kebakaran hutan yang terjadi di Pulau Panaitan yang masuk kawasan konservasi Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) wilayah I. Tepatnya di Blok Ciharashas Resort PTN Wilayah Legon Bajo SPTN WILAYAH I Pulau Panaitan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK). Lokasi kebakaran tersebut berada pada koordinat LS 6. 86′ 25″ BT 105. 11′ 38″ Grid 14 BE di peta,” ungkapnya.

 

Dugaan sementara penyebab kebakaran tersebut, Lanjutnya, diduga akibat adanya aktifitas masyarakat pemanen madu.

 

“Kebakaran yang bermula terjadi pada hari Rabu, 10 Oktober 2018 ini, diduga terjadi akibat adanya aktivitas masyarakat dalam pemanenan lebah madu. Areal tersebut merupakan areal bervegetasi utama jenis Bayur dan rotan (hutan hujan dataran rendah) dan merupakan areal hutan yg memiliki riwayat kebakaran hutan pada tahun 2015 yg lalu. Perkiraan sementara, luas lahan kebakaran mencapai 16 H.a,” paparnya.

 

“Adapun upaya pemadaman yang sudah dilakukan oleh gabungan personil dari resort, MMP, MPA di lingkungan SPTN I, II, III, ditambah siswa peserta PKL dari SMKN 03 dan 05 Pandeglang serta dibantu oleh anggota masyarakat dari Kelompok Pemanfaat HHBK Madu,” tambahnya.

 

“Menurut laporan yang sudah masuk pada hari Senin 15 Okt 2018, api sudah dapat dikuasai. Namun, belum sepenuhnya dapat dipadamkan. Adapun upaya tindak lanjut yang kami lakukan, yakni, pada hari ini, Selasa (16/10) dilakukan penambahan alat mekanis berupa 2 Unit mesin Alkon (4 Unit di lokasi), Selang, 1 Unit Chainsaw (2 unit d lokasi), 1 Unit Genset utk kepentingan komunikasi, Penambahan Tenaga Personil, Suplai Logistik (bahan makanan, obat2an, masker, air bersih), yang sudah dikirim tadi dari wilayah Kecamatan Sumur Kabupaten Pandeglang. Adapun kendala dilapangan, air laut yang merupakan satu2nya sumber air untuk pemadaman, jarak terdekat 750 M ke lokasi kebakaran. Dan jarak terjauh 2,7 Km,” pungkasnya.

(Risman)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.