Seorang Warga di Bantul Diamankan Densus 88

Seorang Warga di Bantul Diamankan Densus 88

Kabar5.com, Jawa Tengah | Ada satu lagi warga di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang diamankan Densus 88 Mabes Polri. Warga bernama Gutomo tinggal di Dusun Kerto Tengah, Pleret, Bantul.

“Iya (Gutomo ditangkap). Polisi sempat mencari saya, istilahnya kulo nuwun saja sama pengurus kampung,” kata Ketua RW 08 Dusun Kerto Tengah, Mujiyono 45, 12 Juli 2018.

Istri Mujiyono, Nur Habibah 41 menambahkan, polisi yang sempat mencari suaminya sebelum penangkapan Gutomo adalah Densus 88 Mabes Polri. Mereka memperkenalkan diri institusi Densus 88.

“Iya mereka dari Densus, bilangnya begitu,” ucap Nur.

Penggerebekan terduga teroris di Dusun Kerto Tengah terjadi pada 11 Juli 2018. Sejumlah polisi terdiri dari Densus 88, Polda DIY, Polres Bantul, dan Polsek Pleret berjaga di sejumlah titik di Dusun Kerto Tengah, Desa Pleret.

“Pas waktu salat jamaah di Masjid al-Falah Kerto, Densus sudah berjaga di beberapa titik. Terus si Pak Gutomo keluar dari masjid motornya langsung digerebek setelah shalat ashar sekitar jam 15.15 WIB,” ujarnya.

Dalam penggerebekan tersebut tidak ada perlawanan dari Gutomo. Dengan kondisi kepalanya ditutupi penutup kepala, Gutomo dibawa pergi oleh polisi.

“Tim Densus lain menggeledah rumahnya. Kebetulan saya di dekat rumahnya. Karena saya kebetulan RW-nya, saya dipanggil,” ucapnya.

Kala itu, kata Nur, karena tidak ada polwan pihak Densus memintanya untuk memeriksa istri Gutomo, Tri Mulyani. Hasilnya tidak ada hal yang mencurigakan di tubuh istri terduga teroris tersebut.

“Saya periksa, saya raba. Saya pegang perutnya saya kaget, ternyata (Tri Mulyani) baru hamil. Saya berpesan ke polisinya ‘ini ibunya lagi hamil, agak hati – hati Pak’,” ucapnya. (Red)

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.