Suami Ratu Kerajaan Ubur – ubur Tunanetra Terbuka Hatinya

Suami Ratu Kerajaan Ubur – ubur Tunanetra Terbuka Hatinya

Kabar5.Com, Serang | Publik dikejutkan dengan sebuah kelompok yang menamakan dirinya Kerajaan Ubur Ubur. Kelompok ini dipimpin oleh seorang perempuan bernama Aisyah Tusalamah Baiduri Intan yang menobatkan diri sebagai Ratu Kerajaan Ubur Ubur.

Aisyah memiliki seorang suami bernama Rudi Chairil Anwar yang seorang tunanetra. Rudi adalah orang pertama dan berulang kali mengingatkan agar istrinya berhenti menggerakan aktivitas kelompok tersebut. “Dengan keterbatasannya, Rudi terus menyadarkan dan berusaha membuka hati istrinya, tapi tidak bisa juga,” ujar Kepala Kepolisian Resor Kota Serang Ajun Komisaris Besar Komarudin di Serang, 16 Agustus 2018.

Sehari-hari Rudi membuka praktik pengobatan alternatif. Sebagai tulang punggung keluarga, Rudi juga berdagang dengan menjual burung dan bekerja di pemancingan ikan di dekat rumahnya di Gang Tower Pemancingan, Sayabulu, Kota Serang.

“Ekonomi mereka biasa biasa saja, tapi dia bisa menghidupi keluarganya,” kata Komarudin.

Selain bertanggungjawab, Rudi juga menguasai ilmu agama Islam dan hafal sebagian besar surat dalam Alquran. Terbukti saat Majelis Ulama Indonesia atau MUI Kota Serang dan Kasepuhan Kota Serang berdialog kemudian menguji ilmu agama lelaki itu. “Luar biasa pemahamannya soal agama Islam dan Alquran, hampir semua surat dia hafal dengan baik,” kata Komarudin.

Rudi mengaku sudah berulangkali meminta agar Aisyah menghentikan ambisi dan segala kegiatan yang menyimpang. Tapi perempuan 38 tahun itu malah marah. “Kalau sudah begitu, piring dan gelas di rumah melayang terbang,” kata Rudi.

Ketua RT 02 RW 07, Lingkungan Sayabulu, Kota Serang, Surya Miharja mengakui sosok Rudi Chairil Anwar baik dan cukup disegani masyarakat. “Orangnya baik,” kata Surya yang mengaku cukup dekat dengan Rudi. Rudi dan Aisyah menikah pada 2013. Saat itu Aisyah berstatus janda satu anak, sedangkan Rudi duda dengan satu anak. Keduanya kemudian dikaruniai seorang anak.

Pada Senin, 13 Agustus 2018, petugas Kepolisian Resor Kota Serang dan MUI Kota Serang mendatangi pengajian Kerajaan Ubur Ubur yang dipimpin Aisyah dan menghentikan seluruh kegiatannya. Aisyah dan sebelas pengikutnya langsung ditahan polisi.

MUI Kota Serang menyatakan ajaran Kerajaan Ubur Ubur yang dipimpin oleh Aisyah Tusalamah Baiduri Intan dan Nursalim selaku Pejabat Kementerian Kepala Suku Kerajaan tersebut sesat dan menyesatkan. “Dapat dikenakan pasal penistaan agama dan Kerajaan Ubur Ubur harus dibubarkan dan orang yang terkait diproses hukum,” ujar Sekretaris Umum MUI Kota Serang Amas Tajuddin. (Red)

 

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.