Tiket Masuk Tanjung Lesung Ugal-ugalan, Dikeluhkan Pengunjung

Tiket Masuk Tanjung Lesung Ugal-ugalan, Dikeluhkan Pengunjung
Tiket masuk wisata Tanjung Lesung

Kabar5.com, Pandeglang | Animo masyarakat yang memanfaatkan musim libur lebaran untuk bepergian nampaknya tidak disia-siakan pengusaha tempat wisata. Mereka berusaha meraup keuntungan sebanyak-banyaknya dari pengunjung yang datang menikmati liburan. Sayangnya, tak semua kawasan wisata mengimbangi tingginya harga tiket masuk dengan fasilitas yang disediakan untuk pengunjung.

 

Seperti yang dilakukan pihak pengelola wisata Pantai Tanjung Lesung. Mahalnya tiket masuk ke Pantai Tanjung Lesung dikeluhkan wisatawan lantaran jauh lebih mahal dari tiket masuk ke Pantai Anyer. Mahalnya tidak masuk pun tidak diimbangi dengan fasilitas yang memadai.

 

Seperti yang dikeluhkan oleh Abdul Rozak. Menurutnya, harga tiket masuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung dipatok Rp 60.000 per orang.

 

“Kalau boncengan Rp.120.000. Saya coba masuk karena sudah terlanjur jauh-jauh kesini. Saya kelilingi semua area pantai, ternyata tidak ada fasilitas penunjang yang mewajarkan harga tiket semahal itu,” katanya,19 Juni 2018.

 

Menurutnya, fasilitas Pantai Tanjung Lesung tidak jauh berbeda dengan Pantai Anyer. Di Anyer, sambungnya, harga tiket Rp.25.000 sampai Rp.35.000 per motor. Sedangkan untuk bus, Rp.800.000.

 

“Tapi kenapa viral di media sosial. Padahal, kalau dihitung per orang, bus bisa mencapai 60 orang, harga tiket masuk hanya Rp.15.000 saja,” tuturnya.

 

Ia menilai fasilitas di Pantai Tanjung Lesung masih kalah dengan Pantai Anyer.

 

“Disini (Pantai Tanjung Leusung-red), kami sibuk nyari jasa penyewa tikar. Karena tidak ada gazebo. Pantainya memang tenang, tapi banyak karang, tidak cocok buat berenang,” keluhnya lagi.

 

Apabila ingin menikmati fasilitas dan wahana di laut, terang Rozak, ia harus mengeluarkan kocek lebih mahal lagi. Misalnya, banana boat yakni Rp.120.000 per orang.

 

“Mungkin ini sebagai salah satu pemberdayaan Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung,” ucapnya.

 

Ia berpesan, apabila Pemerntah Kabupaten Pandeglang serius mengembangkan KEK Tanjung Lesung, seharusnya dibenahi terlebih dahulu sektor wisata baik pelayanan tarif dan fasilitas. Hal itu agar wisatawan merasa betah dan puas.

 

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.