Warga Desak PT. Pokphand Ditutup

Warga Desak PT. Pokphand Ditutup

Kabar5.com, Serang – Warga Desa Panyaungan Jaya Kecamatan Ciomas Kabupaten Serang melakukan aksi penolakannya terhadap perusahaan asal Thailand PT. Pokphand yang berada di Indonesia. Warga menilai, perusahaan yang memproduksi pakan hingga produksi ayam terbesar di Indonesia itu tidak memiliki izin.

Ketua Himpunan Mahasiswa Serang (HAMAS) Kosasih mengatakan, warga merasa terkena dampak langsung dari pembangunan peternakan PT Pokphand.

“Secara administratif letak geografis memang berada di wilayah Panyaungan Jaya yang memberikan ijin kepada pihak PT. Pokphand. Namun pembangunan yang dilakukan berada pada lingkungan arus utama jalan Desa Sukarena yang kemungkinan besar akan terkena dampak langsung dari peternakan,”katanya.

Kosasih menduga, bahwa operasional peternakan tersebut tidak memiliki ijin baik dari pihak Kecamatan maupun Pemerintah Kabupaten. Karena letak peternakan berada tepat di atas lingkungan sungai Cibanten yang merupakan lahan resapan air.

“Sebagian besar masyarakat menolak pembangunan peternakan, karena bertendesi terhadap polusi, pencemaran lingkungan, bertebarannya lalat di lingkungan masyarakat dan penyakit ISPA. Maka dari itu kami selaku masyarakat Ciomas menuntut “imbuhnya.

Masyarakat menuntut pemerintah agar menutup operasi pembangunan peternakan di lingkungan Kecamatan Ciomas.

“Serta tindak tegas pihak PT. Yang tidak menghiraukan aturan Pemerintah,” tukasnya. (Rizki)

 

Facebook Comments

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami. Untuk informasi update silakan berlangganan newslatter kami di bawah ini

No Responses

Comments are closed.